
A SENSORY HOUSE
Jendela atap di atas membiarkan cahaya matahari dan hujan tercurah.
Nyanyian burung dan tarian hujan,
Menebarkan irama alam lewat bayang dan urat.
Kelapangan tersingkap, material autentik bersinar,
Sebuah hubungan tanpa sekat, membumi sekaligus ilahi.
Kesendirian berbisik, keselarasan bernyanyi,
Di rumah ini, tempat alam bersemi dengan lembut.
Dahulu sebuah rumah deret sudut era 1970-an yang konvensional, dengan plafon datar dan ruangan yang terpisah-pisah, rumah yang luput dari perhatian ini diubah dengan menyingkap potensi ruang dan lingkungannya yang tersembunyi.
Lewat kajian atas struktur dan lingkungan sekitarnya, dinding-dinding dalam dibongkar untuk menampakkan proporsinya yang lapang, sementara jendela atap dan muka bangunan yang dibuka mengundang cahaya matahari, hujan, dan kehadiran pohon Bodhi berusia 80 tahun di sebelahnya masuk ke dalam rumah.
Atap miring yang sebelumnya tersembunyi juga disingkap, menciptakan ruang setinggi dua lantai yang dramatis dan rasa keterbukaan yang baru. Material yang mentah dan jujur, gording kayu yang dibiarkan terlihat, dan perabot skulptural merayakan karakter bawaan rumah ini.
Melalui cahaya, hujan, suara, tekstur, dan volume, rumah ini menjadi dialog indrawi antara arsitektur, alam, dan materialitas.
- TIPOLOGI:
- HUNIAN, RUMAH TAPAK
- LOKASI:
- Katong, Singapore
- LINGKUP:
- ARSITEKTUR, INTERIOR, FF&E
Diliput di Tatler Homes (terbuka di panel pada halaman ini)Diliput di Robb Report Singapore (terbuka di panel pada halaman ini)Diliput di Tatler Homes Design Awards 2025 (terbuka di panel pada halaman ini)Diliput di Home Designing (terbuka di panel pada halaman ini)Diliput di Tatler Homes, East Coast (terbuka di panel pada halaman ini)






